Tolak Gaji Anggota DPR Berujung Ricuh

(Sumber Foto: CNBC Indonesia)

Oleh: Nabila Febriyanti

Jakarta, Aruskabar.com – Aksi unjuk rasa digelar kembali di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (25/08/25) memanas. Para Demonstran menolak gaji fantastis dari DPR yang berlangsung dari pagi berujung rusuh.

Massa awalnya berorasi hanya di depan Gedung DPR, namun para demonstran mulai memaksa masuk ke dalam kompleks parlemen. Aparat yang berjaga sigap membuat brikade, situasi semakin ricuh saat sore hari.

Aparat kepolisan mulai menambakan meriam air atau watter cannon untuk membubarkan massa. Situasi semakin tegang ketika semburan air bertekanan tinggi dari water cannon diarahkan ke kerumunan.

Massa terpecah ke berbagai arah, tetapi sebagian tetap bertahan di sekitar Jalan Gatot Subroto sambil meneriakkan yel-yel perlawanan.

Kericuhan ini membuat arus lalu lintas di kawasan Senayan lumpuh. Kendaraan dari arah Semanggi menuju Slipi terhenti, sementara pengendara lain memilih memutar balik untuk menghindari lokasi bentrokan.

Polda Metro Jaya juga mengungkap adanya praktik bayaran kepada peserta aksi, dengan nominal antara Rp62.000 hingga Rp200.000 per orang. Enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka terkait dugaan pengorganisasian aksi berbayar, termasuk aktivis dari beberapa organisasi sipil.

Nabila Febriyanti

Saya adalah mahasiswa Jurnalistik semester lima yang sedang membangun perjalanan menuju profesi jurnalis. Akun blog ini dibuat pada tanggal 22 Agustus 2025. Ketertarikan saya mencakup berita harian, reportase mendalam, feature, dan opini, yang saya tulis dengan riset dan ketelitian. Website ini menjadi wadah karya jurnalistik saya, berisi tulisan dari tugas kuliah, liputan mandiri, hingga eksperimen penulisan. Harapannya, setiap artikel di sini tidak hanya memberi informasi, tetapi juga menginspirasi dan membuka wawasan pembaca.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama