Kebiasaan Bawa HP ke WC Buruk untuk Fisik dan Mental

(Sumber Foto: Grid.ID)

Oleh: Nabila Febriyanti

Aruskabar.com  Meskipun terlihat tampak remeh, kebiasaan bermain HP di toilet ternyata menyimpan berbagai risiko kesehatan yang cukup serius dan berbahaya. Saat sedang buang air besar alias BAB, tidak sedikit orang yang telah terbiasa duduk berlama-lama di posisi yang kurang baik sambil bermain HP. Hal itu ternyata bisa berdampak buruk pada sistem peredaran darah, khususnya di area panggul.

Banyak orang menganggap membawa ponsel ke toilet sebagai hal biasa. Entah untuk mengecek media sosial, membalas chat, atau sekadar bermain game. Namun, kebiasaan ini ternyata menyimpan risiko besar, baik bagi kesehatan fisik maupun mental.

Dikutip dari situs IDN membawa HP ke kamar mandi, apapun alasannya, bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Alasan sederhananya, kamar mandi adalah tempat yang sangat kotor dan membawa HP ke kamar mandi sama dengan mengekspos HP ke berbagai bakteri penyebab penyakit, seperti Salmonella, E. coli, dan Clostridium difficile.

Dampak pada Kesehatan Fisik

  • Risiko Infeksi
Penelitian dari University of Arizona menemukan bahwa ponsel bisa mengandung sepuluh kali lebih banyak bakteri daripada dudukan toilet. Ketika dibawa ke WC, ponsel rentan terkontaminasi bakteri yang kemudian berpindah ke tangan dan wajah.
  • Masalah pada Sistem Pencernaan
Duduk terlalu lama di toilet karena asyik bermain ponsel dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di area anus. Kondisi ini bisa memicu atau memperparah wasir.
  • Gangguan Postur Tubuh
Posisi membungkuk terlalu lama saat memegang ponsel membuat leher dan punggung tegang. Jika dilakukan berulang, dapat memicu nyeri otot hingga masalah tulang belakang.

Dampak pada Kesehatan Mental

  • Overstimulasi Otak
Toilet seharusnya menjadi momen singkat untuk istirahat dari stimulus luar. Namun, penggunaan ponsel membuat otak tetap terpapar banjir informasi, memicu stres ringan dan kelelahan mental.
  • Kecanduan Digital
Kebiasaan ini memperkuat pola nomophobia (takut jauh dari ponsel). Lama-kelamaan, otak terbiasa mencari distraksi bahkan di momen pribadi seperti ke toilet.
  • Gangguan Fokus
Menggunakan ponsel di toilet dapat memperpanjang waktu buang air hingga dua kali lipat. Pola ini secara tak sadar menurunkan kemampuan mengatur fokus dan waktu.

Kebiasaan membawa ponsel ke toilet memang sering dianggap wajar, tetapi dampak buruknya pada kesehatan fisik dan mental tidak bisa diabaikan. Dari risiko infeksi bakteri, gangguan pencernaan, hingga stres akibat over stimulasi otak, semua itu bisa terjadi hanya karena kebiasaan kecil yang berulang.

Mulailah membatasi penggunaan ponsel di kamar mandi dan jadikan momen tersebut sebagai waktu singkat untuk benar-benar beristirahat dari layar. Dengan langkah sederhana ini, Anda tidak hanya melindungi kesehatan tubuh, tetapi juga memberi ruang bagi pikiran untuk lebih tenang dan fokus.

Nabila Febriyanti

Saya adalah mahasiswa Jurnalistik semester lima yang sedang membangun perjalanan menuju profesi jurnalis. Akun blog ini dibuat pada tanggal 22 Agustus 2025. Ketertarikan saya mencakup berita harian, reportase mendalam, feature, dan opini, yang saya tulis dengan riset dan ketelitian. Website ini menjadi wadah karya jurnalistik saya, berisi tulisan dari tugas kuliah, liputan mandiri, hingga eksperimen penulisan. Harapannya, setiap artikel di sini tidak hanya memberi informasi, tetapi juga menginspirasi dan membuka wawasan pembaca.

1 Komentar

Lebih baru Lebih lama