Pramono Anung Melayat ke Rumah Affan Kurniawan

 

(Sumber Foto: Instagram @pramonoanungw)

Oleh: Nabila Febriyanti

Jakarta, Aruskabar.com – Duka mendalam menyelimuti keluarga Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang meninggal dunia usai diduga tertabrak kendaraan taktis Brimob saat aksi unjuk rasa. Sejumlah pejabat negara hadir menyampaikan belasungkawa langsung kepada keluarga almarhum.

Gubernur Jakarta Pramono Anung datang melayat ke rumah duka Affan di Jakarta. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan rasa belasungkawa sekaligus dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas berpulangnya saudara kita, Affan Kurniawan Bin Zulkifli. Semoga Allah SWT melapangkan kuburnya serta menempatkannya di surga terbaik. InsyaAllah kami hadir memberi perlindungan dan support kepada keluarga yang ditinggalkan. Kami sungguh berharap ini adalah kejadian yang terakhir kali,” tulis Pramono melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Jumat (29/8/2025).

Dalam foto yang dibagikan, tampak Pramono menyalami keluarga almarhum yang tak kuasa menahan tangis. Kehadiran Gubernur Jakarta di rumah duka memberi sedikit penguatan bagi keluarga yang masih terpukul atas kehilangan tersebut.

Tak hanya Pramono, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga bertemu langsung dengan keluarga Affan. Sigit mendatangi RSCM, Jakarta, tempat almarhum sempat mendapatkan penanganan medis, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

“Yang pertama saya mengucapkan belasungkawa dan dukacita yang sangat mendalam terhadap almarhum Affan dan tentunya kepada seluruh keluarga atas musibah yang terjadi,” ujar Jenderal Sigit, Sabtu (30/8/2025) dini hari.

Kapolri juga menyampaikan permohonan maaf langsung kepada keluarga almarhum. Ia menegaskan, Polri akan mengusut tuntas peristiwa ini dan memastikan agar kejadian serupa tidak terulang.

Pertemuan Gubernur Jakarta dan Kapolri dengan keluarga Affan menunjukkan keseriusan pemerintah dan aparat dalam memberikan atensi terhadap kasus ini. Publik pun berharap, selain ucapan belasungkawa, langkah nyata berupa penegakan hukum dan perlindungan kepada keluarga korban benar-benar diwujudkan.

Nabila Febriyanti

Saya adalah mahasiswa Jurnalistik semester lima yang sedang membangun perjalanan menuju profesi jurnalis. Akun blog ini dibuat pada tanggal 22 Agustus 2025. Ketertarikan saya mencakup berita harian, reportase mendalam, feature, dan opini, yang saya tulis dengan riset dan ketelitian. Website ini menjadi wadah karya jurnalistik saya, berisi tulisan dari tugas kuliah, liputan mandiri, hingga eksperimen penulisan. Harapannya, setiap artikel di sini tidak hanya memberi informasi, tetapi juga menginspirasi dan membuka wawasan pembaca.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama